Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Mengenai Saya

Foto saya
Sarah
Harapannya blog ini nantinya bisa membantu teman-teman ketika menemani kegiatan ananda, terutama di masa preschool atau penerapan homeschooling. Walaupun mungkin enggak perfect aka banyak kurang sana-sini, setidaknya menyisipkan ide kegiatan sederhana bersama ananda di rumah. Selain itu, rencananya saya juga akan berbagi tentang seputar pengalaman saya sejak masa hamil, literasi dini dan read aloud, juga membersamai tumbuh-kembang putri pertama kami. Sesekali akan disertakan pula resep masakan dan baking. Selain untuk arsip pribadi saya saat lupa, harapnya dapat membantu pembaca blog ini di kala bingung menentukan menu atau saat ingin cemilan. Semoga bisa menulis yang bermanfaat dan yang paling penting adalah... saya bisa konsisten. :-D Bismillah, doakan saya ya... \^_^/

Bola-bola Rambutan

Aisyah itu pada dasarnya kurang menyukai tahu, namun saat dibuat menjadi seperti ini, aisyah bisa menghabiskan hingga 5-6 buah. Padahal isinya dominan tahu. :-D Begitulah anak-anak, ya... kadang kita harus bisa menyulap sesuatu menjadi bentuk yang berbeda. Selain lebih menarik dari segi visual anak, juga rasanya lebih familia r dengan rasa yang disukai anak. Membuatnya juga cepat serta mengenyangkan, saya beberapa kali memasukkan ini ke dalam menu bekal sekolah aisyah dan bekal sarapan suami. Berikut saya sertakan resepnya, ya....   Bahan : 4 buah Tahu, haluskan. 1/2 sdt Garam 1/4 sdt Merica 50 gram Keju, diparut (atau sesuai selera) 1 buah wortel muda ukuran sedang, diparut halus 50 gram Daging cincang tumis (boleh skip, boleh ganti sosis/nugget/ayam/udang sesuai selera) 1 butir Telur, kocok lepas (Bisa diganti sedikit air kaldu atau susu cair) Minyak untuk menggoreng Bahan pelapis : Mie atau corn flakes yang dihancur

Nasi Kebuli dan Iga Panggang Madu

Ini bukan pertama kali kami membuat nasi kebuli, sebelumnya pernah, tapi lupa pakai resep yang mana :-D Resep nasi kebuli di internet banyaaaaaak banget. Biasanya sebelum memutuskan untuk recook suatu resep, hal pertama yang saya lihat adalah fotonya. Kedua, bahan-bahan yang digunakan. Kalau terasa ganjil, biasa saya langsung next melihat resep yang lain. Selain itu, saya mengutamakan melihat resep dari blog atau website yang sudah terkenal keberhasilan resepnya, seperti resep milk NCC, JTT, atau yang memilki review bagus. sudah banyak yang recook dan berhasil. Untuk resep nasi kebuli kali ini, saya mengambil kesimpulan sendiri dari beberapa referensi yang saya baca. Alhamdulillah, rasanya enak, haruuuuum satu rumah, dan enggak terlalu menyengat bau rempahnya. Untuk iga panggang madunya, saya menggunakan bahan yang biasa saya pakai untuk membuat panggangan iga. Bumbunya meresap sampai ke tulang. :-P Berikut saya sertakan resepnya, ya... Nasi Kebuli Bahan: 1 kg Beras Basmati 5 bua

Ogura Cake Pandan

Anak-anak kami di rumah sangat menyukai cake pandan ini. Mungkin karena teksturnya yang lembut seperti kapas dan tidak seret, ditambah harumnya pandan. Mashaa Allah... Dalam sebulan mungkin saya bisa buat dua atau tiga kali cake ini sesuai request anak-anak :-D Untuk membuat endapan pandannya, bisa menggunakan 20 lembar daun pandan yang diblender. kemudian diendapkan. Nah, air endapan yang bagian bawahnya diambil, masukkan dalam botol lain dan dipakai sebagai pewarna alami untuk cake atau kue basah lainnya. Berikut saya sertakan resep Ogura Cake Pandan yang biasa saya buat. Recipe by Tintin Rayner Made by Bunda Aiwa Bahan A: 5 kuning telur 1 butir telur utuh 40 gram minyak 80 gram santan kental 1 sdm air pandan 85 gram terigu protein rendah Bahan B: 5 butir putih telur 4 sdt garam 85 gram gula pasir 1 sdt air perasan jeruk nipis Cara Membuat : 1. Aduk semua bahan A menggunakan whisk hingga rata 2. Kocok bahan B hingga tahap softpeak (masukkan gulanya secara bertahap selama pengocokan).

Melahirkan tanpa robekan? bisaaaa

     Selama hamil anak pertama, saya dan suami lebih banyak fokus ke persiapan menyusui dan mengASIhi, tumbuh kembang anak, dan seputar setelah baby lahir. saya pribadi, sungguh luput menggali ilmu tentang proses persalinan. Padahal saya rutin menjalani yoga dan latihan pernafasan :-D.     Memang tujuan utama saya menjalani yoga dan latihan pernafasan agar saya yang memiliki asma ini bisa melahirkan secara normal. Itu saja. Saya benar-benar buta tentang "kapan saya harus mengenjan?".     Alhamdulillah, selama pembukaan awal hingga bayi lahir saya cukup tenang. Tidak pakai teriak apalagi nangis-nangis. Bidan dan perawat pendamping sampai heran dan mengatakan "Ibunya tenang banget. Padahal kalau mau nangis, gapapa, Bu..." :-D mungkin ini efek latihan pernafasan dan sugesti positif yang saya lakukan selama kehamilan. Sangat nyaman menjalani proses persalinan. Hanya sajaaaa, karena saya tidak tahu kapan saya harus mengenjan dan bidannya bilang "mengenjan aja gapapa

Red Velvet Cream Cheese

Satu kata pembukanya, red velvet cream cheese ini enaaaaak! pernah beli red velvet yang basecake- nya kayak sponge cake dengan krim keju di setiap layer- nya. Pernah juga beli yang enak banget tapi harganya bikin 😭. Nah, hasil dari resep ini nyaris sama kayak red velvet yang harganya bikin 😭 itu. Kebayang senengnya pas pertama nyicipin saat baru keluar dari oven. Seneeeeeeng banget... banget... banget. Must try it! Recipe by Tintin Rayner Made by Bunda AiWa Bahan Red Velvet : 2 butir telur, kocok lepas 115 gram Butter, dilelehkan 190 gram gula pasir ½ batang vanila 20 gram coklat bubuk vanhouten 1/8 sdt garam 2 sdm air buah bit 4 sdt cuka dapur 95 gram tepung serba guna Bahan Cream Cheese : 224 gram cream cheese 40 gram gula halus 1 kuning telur ½ batang vanila Cara Membuat: 1. Adonan merah : Campur butter cair, gula pasir, vanila, coklat bubuk, air buah bit, garam, dan cuka. Aduk pakai whisk hingga tercampur rata. 2. Masukkan t

Mie Ayam Jamur

Selama masa pandemi yang mengharuskan kita sebaiknya #dirumahaja membuat anak-anak rindu makan di luar yang sesekali kami lakukan. Makan bakso atau mie ayam, beli siomay atau batagor, hmm... diizinkan sekali-kali. Sudah tiga bulan mereka tidak kemana-mana. Saya berusaha menyajikan menu yang lebih variatif selama suami WFH dan anak pertama SFH. Akhirnya kemarin pada request mie ayam. Jadilah bunda nguprek dapur demi beberapa mangkok mie ayam. Sayangnya saya enggak sempat membuat mie-nya sendiri karena ada jadwal melakukan eksperimen sederhana bersama aisyah-putri pertama kami.  Saya menggunkan mie telur yang direbus, semoga lain kesempatan saya bisa membuat mie-nya sendiri. Bahagia mendengar responnya Aisyah yang berkali-kali bilang Γ‹nak banget, Bunda... lebih enak dari yang kita beli-beli". Duuuuh, rasanya bahagia banget. Apalagi adik juga ikut makan dengan lahap, Alhamdulillah, Mashaa Allah, tabarakallah... Berikut saya sertakan resepnya, ya... Resep Mie Ayam Jamur

Ikan Asam Manis Klasik

     Biasanya makan ikan asam manis itu pasti saus kental merah dibuat dari saus botolan. Itu enak, tapi untuk saya pribadi lebih suka ikan asam manis yang dibuat dari jus tomat segar. Rasanya juga lebih segar apalagi ditambah potongan buah nenas. Enaaaaak banget di lidah dan perut.     Perbedaannya, jika saus asam manis biasa kita temui ikannya lebih enak digoreng menggunakan tepung, resep dengan bahan-bahan segar ini, ikannya digoreng biasa saja tanpa tepung. Gluten Free!     Resep ini sudah turun menurun dari nenek ke ibu saya dan sekarang saya yang memasaknya. Patut dicoba, ya... :-) Berikut saya sertakan resep dan cara memasaknya Bahan : Ikan Krapu (boleh ganti ikan lain) 1 sdm Garam1 buah jeruk nipis, peras airnya. Minyak untuk menggoreng. 1 buah bawang bombay ukuran sedang, iris 2 buah bawang putih, cincang halus 3 potong nanas, potong kecil 1 buah wortel ukuran sedang, potong ukuran korek api Seruas jahe, geprek 1 sdt Garam 1 sdm Gula 2 sdt merica ½ sdt cuka/air perasan jeruk

Udang Saus Asam Pedas

Sebenarnya udang saus asam pedas ini Aisyah yang memasak. Saya hanya membantu mengangkat udang dari penggorengan dan foto πŸ˜ƒ. Tahap-tahap mulai dari memasak udangnya (bisa lihat di membuat udang goreng tepung ), hingga membuat saus asam pedas ((bisa lihat di membuat saus asam pedas ) Aisyah yang melakukan. Rasanya enaaaaaak! Berikut saya sertakan resepnya πŸ‘‡ Bahan-bahan : Udang 1 buah bawang bombay ukuran sedang, iris 2 siung bawang putih, cincang halus Gula secukupnya 2 sdm minyak untuk menumis bumbu Daun bawang, iris. Tepung terigu Garam Merica Minyak untuk menggoreng Bumbu marinade udang : Jeruk nipis 1 sdm Bawang putih halus 2 sdm Garam 2 sdt Ketumbar bubuk 1 sdt Saus tiram 4 sdt pala bubuk Bumbu halus : 6 siung bawang merah 4 siung bawang putih 1 buah cabai merah Bahan Saus (Aduk rata jadi satu kecuali butter) : 1 sdm saus tiram 3 sdm saus tomat 1 sdm saus sambal Merica Bubuk bawang putih Bubuk jamur Bubuk bawang bombay Mi

Tumis Pare Kepiting

Pare ini mungkin enggak banyak yang suka karea rasanya yang pahit. Padahal banyak sekali manfaat pare buat tubuh kita. Selain mengandung banyak vitamin dan serat yang baik untuk tubuh, pare juga mengandung antioksidan tinggi. Berikut beberapa manfaat pare bagi kesehatan yang saya kutip dari  Alodokter.com 1. Mengurangi gula darah 2. Melawan sel kanker 3. Antibakteri dan antivirus HIV Untuk menguragi rasa pahit pada pare, biasanya saya menaburi pare dengan garam yang cukup banyak, kemudian meremas-remas pare hingga airnya keluar banyak. Cuci berulang kali hingga bau parenya hilang. Penambahan udang atau apapun itu bisa menambah kelezatan dari tumisan pare yang kita masak. Berikut saya sertakan resepnya; Bahan : 2 buah pare, iris tipis sedang 12 sdm Garam 5 siung bawang merah, iris 3 siung bawang putih, geprek 1 ruas jahe 1 ruas lengkuas 4 helai daun salam, geprek 2 batang serai, geprek 1 buah tomat ukuran kecil3 buah cabai, iris serong (sesuaikan dengan selera) 1 sdt saus tiram (boleh